Monday, June 30, 2008

Euro 2008: la final

Akhirnya perhelatan besar sepakbola dunia, Euro 2008, berakhir sudah. Dan tahta raja sepakbola Eropa jatuh ke tangan Spanyol yang dini hari tadi sukses menutup langkah Jerman dengan kemenangan tipis 1-0. Jerman yang mayoritas mendapat dukungan ternyata tidak mampu menahan laju Spanyol yang berniat untuk menang setelah menunggu lama setelah era Euro 1964. Sang penentu King or loser (runner up, eh) tersebut adalah Fernando Torres, yang berhasil melesakkan bola ke gawang Lehmann tanpa mampu dibendung. Dan gol di menit ke-32 tersebut ternyata mampu bertahan tanpa balas hingga peluit wasit ditiupkan.

Pepatah Bola itu bundar memang tepat dalam perayaan Euro 2008 ini. Siapapun dapat menjadi pemenang. Bukan gol yang menentukan menang-kalahnya suatu pertandingan, akan tetapi adalah pluit panjang wasit. Tidak perduli apakah di tim tersebut bertabur pemain bintang ataupun tidak.

Hal ini dapat dibenarkan jika kita melihat nasib tim-tim unggulan seperti Prancis, Portugal, Belanda, dan Italia. Dimana, dalam pertandingan-pertandingan Euro 2008 ini banyak menimbulkan kejutan-kejutan yang tidak dapat diperkirakan. Italia yang bertabur pemain bintang ternyata dipermalukan Belanda pada babak penyisihan dengan skor 3-0. Meskipun akhirnya dengan langkah terseok, Italia mampu menembus babak penyisihan dan melaju ke perempat final, akan tetapi kembali ditumbangkan oleh Spanyol melalui adu penalti 4-2. Kemudian dengan apa yang terjadi pada Prancis yang tidak mampu menembus babak penyisihan. Prestasi terbaik Prancis di Babak penyisihan hanya mampu menahan imbang Rumania 0-0, sisanya mereka dikalahkan oleh Belanda 1-4 dan Italia 0-2.

Portugal yang juga bertabur pemain bintang dan runner up Euro 2004, ternyata dipaksa pulang pada babak perempat final setelah dibungkam Jerman 2-3. Kemenangan gemilang Portugal dalam babak penyisihan ternyata tak mampu menahan laju Jerman yang berambisi ingin menjadi Raja Eropa setelah era 1996. Dan Jerman pun melaju ke final setelah mengalahkan Turki di Semi Final.

Belanda pun bernasib sama. Dengan total footbal-nya dan dibawah asuhan Marco Van Basten, Belanda memukau penonton Euro 2008 di seluruh dunia. Seolah tak terbendung mereka menghempaskan lawan-lawannya dengan poin mutlak di babak penyisihan. Italia dipermalukan 3-0, Prancis 4-1, dan Rumania dengan 2-0. Akan tetapi di babak perempat final, mereka dipaksa bertekuk lutut pada Rusia yang juga dilatih oleh pelatih berkebangsaan Belanda, Guus Hidiink, dengan skor 1-3. Dan Rusia pun melaju ke Semi Final sebelum dibungkam Spanyol dengan skor 3-0 tanpa balas.

Selain menarik karena tim-tim unggulan tidak mampu lolos, Euro 2008 juga melejitkan Tim kuda hitam Turki dan Tim yang pada awalnya hanya dianggap tim hiburan saja, Rusia. Turki di bawah asuhan Fatih Terim, ternyata tidak hanya mampu menembus babak penyisihan, akan tetapi juga mampu melesat ke babak semi final setelah mengalahkan Kroasia 4-2. Namun mukjizat Turki ternyata tidak berlangsung hingga ke Final setelah ditaklukkan Jerman 3-2. Meskipun begitu keberhasilan menembus semi final Euro 2008 merupakan suatu keberhasilan yang tak terkira, mengingat mereka tidak begitu diunggulkan di Euro 2008 ini. Juga Rusia, tim yang hanya dianggap sebagai tim hiburan saja ternyata mampu membuktikan keperkasaanya dengan menembus babak semi final sebelum dihempaskan Spanyol 0-3. Padahal pada laga sebelumnya, Rusia begitu perkasa membungkam Belanda dengan skor 3-1. Dan pada laga itulah pelatih Turki yang berkebangsaan Belanda, Guus Hidiink dicap sebagai pengkhianat bangsa oleh pendukung Belanda.

Di penghujung Euro 2008, akhirnya Jerman berhasil menuju ke Final dan bertemu dengan Spanyol yang tak pernah kalah dalam laga-laga sebelumnya. Dan dini hari tadi pertandingan tersebut akhirnya dimenangkan Spanyol dengan skor tipis 1-0 hasil kerjasama manis Xavi yang mendapat umpan dari Senna dan meneruskannya melalui umpan terobosan ke Torres. Mengandalkan kecepatannya, Torres yang mendapat pengawalan dari Philip Lahm berhasil mendahului bek kiri Jerman itu untuk men-chip bola yang melewati sisi kanan Lehmann. 1-0 untuk Spanyol.

Meskipun tidak ada gol lagi tercipta di babak kedua, Spanyol berhak menjadi Juara Euro 2008 ini. Satu gol Torres sudah cukup untuk membawa Spanyol ke tahta Raja Sepakbola Eropa setelah menunggu selama 44. Bagi Spanyol, juara Euro 2008 ini adalah tahta kedua setelah Euro 1964.

Dan kemenangan Spanyol ini pun menutup seluruh perhelatan akbar Euro 2008. Juara Euro 2008 adalah Spanyol. Lalu siapakah juara Euro selanjutnya? Tunggu 4 tahun lagi!

0 comments: