Tuesday, June 03, 2008

Indonesia butuh ketegasan

Jika kita menonton berita tiap hari, tentunya kita tidak akan asing lagi dengan yang namanya demo, kenaikan BBM, terungkapnya kasus suap Bea Cukai, hingga beredarnya foto mesra anggota DPR di internet. Ditambah lagi dengan mulai bertiupnya angin pilkada yang hampir setiap hari iklannya bisa dilihat di televisi. Itu semua cukup menarik perhatian gua sebagai penonton televisi yang nota bene emang udah capek melihat tayangan yang isinya mengumbar mimpi palsu lewat kemewahan maupun adegan percintaan yang alur ceritanya bisa ketebak sebelumnya.

Dari semua topik berita tersebut yang paling bertahan lama ratingnya adalah dampak kenaikan BBM pasca 24 Mei lalu. Kenaikan BBM mempunyai dampak yang cukup luas, mengingat semua orang membutuhkan BBM. Terutama sektor transportasi, yang akhirnya menuntut kenaikan harga. Dan ketika rakyat semakin terjepit, mahasiswa pun kembali turun ke jalan. Demo pun marak di berbagai kota di Nusantara. Kenaikan BBM ini juga diiringi dengan menghilangnya pasokan LPG di pasaran. Masyarakat kembali harus berpikir ulang. Di samping itu, demo mahasiswa mulai menjurus ke tindakan anarkis yang meresahkan masyarakat. Kompensasi kenaikan BBM yang disalurkan melalui BLT ternyata tidak cukup menghentikan masalah, akan tetapi malah menambah masalah. Sebagian kepala desa dan masyarakyat di daerah tidak setuju dengan BLT karena dinilai tidak produktif dan hanya akan menimbulkan masalah lagi. Sebagian bilang setuju. Hhhh...:sigh:

Lalu, adakah pendapat yang bisa memberikan solusi? Setiap kebijakan pemerintah memicu banyak kontroversi dan aksi. Di lain sisi pemerintah pun seolah bingung dan tidak mempunyai pilihan akhir lagi selain menaikkan harga BBM, meski dengan resiko akan banyak demo dan ketidakstabilan keamanan.

Menjadi pemerintah di Indonesia itu sangatlah sulit. Mengingat negara ini sudah lama mewariskan masalah demi masalah. Tentunya dibutuhkan pemerintah yang tegas dan tanggap dalam menyelesaikan masalah. Gua pikir ketegasan itu perlu dalam menjalankan pemerintahan. Setiap aturan yang dibuat sebisa mungkin harus dipatuhi, dan bagi yang melanggarnya harus dihukum tanpa pandang bulu.

0 comments: