Monday, September 22, 2008

Sebelum Mudik

mudik...
ini ada lagunya Project Pop-mudik .dengerin aja. lucu kok.

Project Pop-Mudik

ya, mudik. entah dari mana kata mudik ini berasal. menurut perhitungan gua, mudik itu berasal dari kata mulih seko udik (ngasaaal), alias pulang dari kota, kembali ke kampung halaman, back to the village. fenomena ini hanya terjadi di Indonesia. ritual yang sudah menjadi tradisi dalam merayakan Idul Fitri. seolah-olah, mending gak makan ketupat daripada gak mudik (ya iyalah..). stasiun, terminal, pelabuhan, bandara, semua sibuk menyiapkan diri untuk melayani pemudik. begitu pula dengan wilayah yang akan dilewati para pemudik, mengadakan perbaikan jalan agar layak dilewati dan mengurangi kemacetan. tak hanya itu pula, perusahaan besar mulai dari perusahaan rokok, jamu, semen, dll mengadakan acara mudik bersama bagi karyawannya. belum lagi produsen kendaraan bermotor yang menyiapkan sejumlah posko mudik yang bisa dinikmati secara gratis. istilahnya dalam tradisi tahunan ini, pemudik merasa dimanjakan dengan segala fasilitas. entah itu posko gratis hingga pengawalan polisi.

lah, fasilitas itu kan cuma buat pemudik yang mudik menggunakan kendaraan pribadi. terus yang pake kendaraan umum, gimana?


pemudik yang pake angkutan umum ya tentunya berbeda dengan mereka yang mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi. pemudik jenis ini (termasuk saya) tentunya harus rela mengantri tiket, entah itu tiket kereta maupun tiket bis, pesawat, hingga kapal laut. dan dengan mengantri pun belum menjamin mendapatkan tiket untuk mudik. hari ini gak dapet, coba lagi besok. besok hari gak dapet, coba lagi besoknya. besoknya gak dapet lagi, nyoba nyari calo. nyari calo gak dapet, ya udah mending gak mudik. mending jalan-jalan ngiterin Jakarta. kapan lagi Jakarta gak macet?

mm..ok, berbicara mengenai mudik dengan menggunakan angkutan umum paling gak kita kudu menyiapkan trik supaya mendapatkan tiket.karena kalo terlalu nyantai dan kurang perhitungan bisa-bisa acara mudik menjdai terlambat, dan bukan itu pula, uang yang dikeluarkan tentunya akan lebih banyak. baiknya apabila memesan tiket KA, sebelum H-30 sudah mengecek ke agen resmi untuk membooking tempat. juga dengan tiket pesawat, tentunya membooking jauh-jauh hari sebelumnya. berdayakan teman, kerabat, untuk melakukan pemesanan tiket, khususnya tiket KA. dan yang terakhir siapkan stamina jiak harus mengantri. atur rencana sebaik mungkin. dan apabila harus mengantri di agen, sebaiknya memesan sehari sebelum H-30.

tahun ini, saya memilih angkutan Kereta Api. 2 tahun sebelumnya pun begitu. akan tetapi tahun ini lah pertama kalinya saya mudik menggunakan KA dari jakarta. juga pertama kalinya mudik bareng istri. untuk tahun2 sebelumnya saya mudik dengan KA dari Bandung, dimana istri saya (waktu itu masih calon) yang memesan tiket. tapi tahun ini sayalah yang mendapat giliran memesan tiket. dan untungnya saya dapat tiket. meski untuk itu semua saya merelakan bangun pagi 3 hari dan memacu motor menyusur stasiun Gambir dan agen2 tiket. juga merelakan gaji saya terpotong untuk bulan depan karena terlambat absen di kantor. pengorbanan yang di berikan ternyata tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan. mimpi mendapat tiket eksekutif, ternyata hanya mendapat tiket bisnis, itupun telat sehari dari jadwal keberangkatan yang diinginkan. meskipun begitu saya tetep bersyukur sudah dapet tiket buat mudik sekaligus tiket arus balik.

dan seminggu sebelum mudik ini, istri masih di Bandung, saya di Jakarta. semoga saja jumat nanti dia sudah datang ke Jakarta. barang2 yang akan dibawa mudik pun sudah siap teronggok di sudut kamar. tiket sudah tersimpan rapi di amplop. uang recehan untuk bekal Lebaran pun sudah tersimpan rapi dalam amplop. yang kurang bagi saya sekarang adalah kehadiran istri saya. keharusannya untuk menyelesaikan deadline project di kampusnya semasa kuliah terpaksa menghalangi kebersamaan kami berdua. yah, hidup itu tak indah jika selamanya nikmat. justeru dengan pengorbanan lah hidup bisa terasa indah dan kita pun bisa lebih menikmatinya.

di 7 hari menjelang mudik ini, bolehlah saya berharap agar semua perjalanan mudik tahun ini berjalan lancar. tak ada lagi kecelakaan. tak ada lagi kriminalitas di stasiun. semua tenang, semua nyaman, semua senang. dan buat mereka yang akan mudik sekarang, besok, lusa, dan hari-hari sesudahnya saya hanya bisa mengucapkan selamt mudik. berdoa sebelum berangkat. hati-hati di jalan. semoga selamat sampai di tujuan. salam buat keluarga tersayang.

Minal Aidin Walfaidzin...
Selamat Lebaran

3 comments:

kopisusu said...

wa! ternyata dik tedy ini mudik'ers juga tho hihihi. met berbagi ya.. ;)

dino said...

mas teddy gmana kalau sebelum mudik ngerjain PR dulu

dino said...

mas teddy gmana kalau sebelum mudik ngerjain pR