Saturday, April 04, 2009

Bukan Pijat Biasa

berawal dari keinginan terpendam saya yang hingga kini belum kesampaian, akhirnya di weekend kali saya berkesempatan melakukannya juga. sebenarnya sudah sejak lama saya ingin melakukan hal ini setelah merasakan sendiri bahwa ternyata kerja itu melelahkan juga. meski hanya lima hari dalam seminggu, senin hingga jumat, 07.30 hingga 17.00 WIB. dan kini ditambah dengan kuliah malam hingga pukul 21.30, praktis membuat energi saya terkuras. lelah.

banyak yang bilang bahwa tidur adalah obat paling mujarab. itu benar, tapi tetap saja saya merasa kurang. masih ada satu tambahan lagi yang akhirnya saya lakukan juga di weekend ini. apa itu?

pijat!


yap! sabtu ini akhirnya saya dan kucingkecil memutuskan untuk relaksasi sejenak, menghilangkan lelah dan kepenatan. bukan di tempat mewah semacam spa maupun sauna, tapi cukup dengan pergi ke BIP (Bandung Indah Plaza). kebetulan di BIP terdapat tempat pijat, Ansell Relaxations.

tempat pijat ini terletak di lantai 4,di bagian agak ujung setelah area food court. meskipun tidak terlalu luas, namun tempat ini mampu menampung sekitar delapan kursi pijat otomatis yang siap memijat tubuh kita. cukup dengan Rp 7.500,- kita dapat menikmati pijatan selama 15 menit. selain kursi pijat otomatis, tempat ini juga menyediakan alat pijat kaki dan kepala dengan tarif masing-masing Rp 5.000,- untuk sekali pijat selama 15 menit. dengan harga itu, saya rasa cukup terjangkau untuk semua orang dibandingkan dengan membeli kursi pijat otomatis yang harganya sekitar 30-40 juta tersebut. lagipula cukup dengan 15-30 menit, pegal di tubuh bisa segera terobati. jadi tak perlu lama dan tak perlu khawatir kemahalan.

seperti saya dan kucingkecil yang awalnya dipijat selama 15 menit untuk mencoba keandalan kursi pijat ini. kami hanya tinggal duduk di kursi, rileks, dan kursi pun akan disetel untuk memijat oleh petugas kios. mulai dari kaki hingga kepala akan dipijat secara otomatis oleh kursi pijat ini. gerakannya pun cukup enak dan persis seperti pijatan manusia. di kaki, bagian kursi pijat akan menekan dan memijit secara perlahan bagian betis dan kaki samping. sayangnya, untuk bagian kaki bawah, jari-jari dan tumit kita diharuskan menyewa lagi alat pijat khusus kaki. selanjutnya di bagian badan, keandalan kursi pijat membuat saya terlena dan memejamkan mata. saya rasakan bagian punggung, pundak, dan pinggang tak henti-hentinya dipijat secara bergantian. sayangnya, di bagian leher dan kepala, agak terasa kurang enak karena kami diharuskan memakai bantal tambahan. meski begitu, waktu 15 menit ternyata masih terasa kurang, hingga kami menambah 15 menit lagi.


dan untuk 30 menit itu, kami berdua cukup membayar Rp 30.000,-. cukup terjangkau bukan? tak hanya itu, kami juga mendapat kartu isian yang jika sudah melakukan pijat selama 10 kali maka akan mendapatkan gratis 1 kali. lumayan...

well, buat kamu yang merasa lelah tapi tidak mau dipijat karena malas berlumuran minyak, silahkan mencoba alternatif kursi pijat ini. setelah itu kamu bisa langsung nonton film atau makan di food court. sebab kini, pijat pun bisa dilakukan di mall!





0 comments: