Wednesday, August 12, 2009

Beryl's Chocolate

Ngaku penggemar cokelat?

Buat kamu yang ngaku penggemar cokelat tentu tak asing lagi dengan yang namanya Silverqueen ataupun cokelat berlabel Delfi. Memang, sebagian besar produk cokelat yang kita nikmati seringkali berasal dari dua label tersebut. Dari berbagai macam rasa dan varian dapat kita jumpai di supermarket hingga toko pinggir jalan.

Tapi pernahkah kamu mendengar cokelat Beryl’s?

Beryl’s merupakan label produk cokelat asal negeri jiran, Malaysia. Memang, jika selama ini kita boleh geram dan gemas akan beberapa tingkah laku mereka yang memancing kontroversi, kali ini boleh lah kita sedikit merasakan salah satu ’kemanisan’ mereka. Paling tidak melalui cokelat ini, kita bisa melupakan sejenak kontroversi diantara Indonesia dengan Malaysia dan terlarut dalam nikmatnya ’little brown devil’ ini. Yuk, mari...


Cokelat Beryl’s yang saya dapatkan hanya 3 jenis, yaitu cokelat batangan (Camior), cokelat mini (Mint & Bitter), dan cokelat permen (Tiramisu). Konon, di asalnya sana, sebenarnya masih ada jenis yang lain.

1. Beryl’s Tiramisu Chocolate


Cokelat ini dibungkus dalam kotak seukuran disket. Di dalamnya terdapat beberapa bungkus cokelat kecil dengan warna dominan merah kecoklatan. Begitu dibuka, ternyata cokelatnya kecil, berbentuk kotak-kotak. Saat dipegang, coklatnya tidak cepat lumer karena dilapisi bubuk coklat dan kopi. Saat dimakan, rasa yang dominan adalah pahit. Tapi lama kelamaan rasa pahit berganti dengan rasa manis tiramisu. Ternyata rasa pahit tadi berasal dari bubuk cokelat dan kopi yang melapisinya. Saat pahit hilang, lama kelamaan rasa manis tiramisu coklat akan menjalar di lidah. Secara keseluruhan rasa dari coklat ini lumayan enak. Agak pahit di awal, lalu manis dan lembut di akhir.

2. Beryl’s Mint & Bitter Chocolate


Seperti Beryl’s Tiramisu, Beryl’s Mint & Bitter ini pun berbentuk kotak-kotak kecil. Tapi Mint & Bitter ini dikemas tanpa bungkus, namun tertata dalam kotak kecil dilapisi plastik. Kemasannya hampir sama dengan Beryl’s Tiramisu, hanya agak lebih tipis. Soal rasa, menurut saya ini yang paling enak. Campuran segar dan dingin mint dipadu dengan manisnya cokelat.. Dingin-dingin manis. Warna hijau pada bagian atas cokelat merupakan rasa mint, dan warna cokelat di bagian bawah adalah rasa manis cokelat.

3. Camior


Untuk jenis ini, terdiri dari rasa bittersweet dan rasa hazelnut. Berbentuk batang seperti cokelat pada umumnya, kedua varian Beryl’s dengan label Camior ini rasanya cukup enak. Hanya saja, bagi yang kurang menyukai rasa pahit cokelat mungkin varian bittersweet terasa kurang cocok. Bagi yang terbiasa menikmati Delfi maupun Silverqueen, tentu akan lebih cocok dengan varian Hazelnut dimana rasanya tidak terlalu berbeda dengan Silverqueen.

Sebenarnya, ketiga varian cokelat diatas tidak terlalu istimewa. Terlebih jika lidah kita sering dijejali manis dan lembutnya Silverqueen atau Delfi. Tapi demi pengalaman lidah, tentunya ketiga cokelat di atas layak untuk dicoba. Karena selain varian rasa yang sukar kita temui di sini, untuk mendapatkannya pun kita harus ke Malaysia dulu, kecuali ada yang berbaik hati memberikannya sebagai oleh-oleh.

So bagi penggila cokelat, sudikah anda ke Malaysia?



6 comments:

udinmu-tret said...

waow... nice..
sepertinya cukup menggoda untuk di coba....

makasih inpohnyah...

dhodie said...

Hmm belum jadi chocolate addicted sih, tapi ngeliat bentuk dan kemasannya.. tertarik untuk nyoba.

Moga2 dapet Rp.0 tiket PP Jakarta-KL hahaha

tedy said...

@udinmu-tret: jelas menggoda, rasanya lumayan unik loo...

@dhodie: hahaha.. big sale 3.000.000 kursi ya mas...semoga berhasil!

aini said...

Hi, salam kenal :-)
Hohoho...saya bukan sudi lagi, tapi udah jadi penggemar Beryl's :-D Harus diakui, Malay nggak cuma jadi penghasil cacao aja, tetapi juga mampu nilai tambah ke cacao lokalnya menjadi cokelat lokal berkualitas bagus macam Beryl's. Disini saban ke supermarket Jusco, pasti ngambil sebungkus Camior Dark Chocolate. Dark choco-nya memang enak, pahit-pahit manis, seperti hidup ;-)

ipied said...

yaoloh itu cokelat banyak amat dari mana?? gak bagi2 sihhhhh

letsgetluz said...

pernah dibawain nyokap yang rasa apel... enak sih, tapi cepet lumer di suhu ruangan (curhat nggak punya kulkas di kosan)